Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat datang di Website MAN 1 Kota Padang, www.man1padang.com. Terima kasih atas kunjungannya.
Baru
Sedang dimuat...

KPU Kota Padang Dukung Pemilihan Ketua OSIM MAN 1 Kota Padang



Padang, (Inmas) – Sebanyak 14 orang perwakilan dari OSIM MAN 1 Kota Padang melakukan kunjungan ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Padang, Senin (24/9). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melakukan audiensi dengan KPU Kota Padang. Mengingat OSIM MAN 1 Kota Padang akan melakukan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM Periode 2018/2019 tanggal 6 Oktober 2018 yang akan datang. Dalam kunjungan tersebut, rombongan OSIM MAN 1 Kota Padang diterima langsung oleh Kasubag Teknis dan Hukmas KPU Kota Padang, Sutrisno diruang “Rumah Pemilu”.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban tersebut, membuat siswa lebih terbuka dan bebas menyampaikan rencana Pemilihan yang akan dilakukan di MAN 1 Kota Padang. Para siswa meminta kepada pihak KPU untuk memfasilitasi dalam kegiatan tersebut seperti kotak dan bilik suara, surat suara, serat kelengkapan lainnya sehingga pelaksanaaan pemilihan OSIM nanti akan terasa seperti pelaksanaan Pemilu.

Dalam kesempatan tersebut siswa juga menyampaikan bahwa sebelum pemilihan dilaksanakan, mereka ingin ada kegiatan kampanye dan debat dari pasangan calon Ketua OSIM. Hal ini menurut siswa yang juga merupakan Panitia Pemilihan, agar calon Ketua tersebut dapat menyampaikan secara lebih luas visi dan misi mereka. Kemudian para siswa dapat juga mengetahui pandangan calon Ketua OSIM tentang kondisi kebangsaan sesuai pemahaman mereka.

Mendengar pemaparan yang disampaikan para siswa tersebut, Kasubag Teknis dan Hukmas KPU Kota Padang, Sutrisno memberikan appresiasi yang tinggi kepada para siswa. Siswa sebagai generasi penerus menurut Sutrisno, harus memiliki ide-ide atau pemikiran yang jauh kedepan serta memiliki wawasan keilmuan yang luas, diantaranya pengetahuan umum. “Para adek-adek siswa haruslah selalu melahirkan ide-ide cemerlang. Karena pemuda yang diharapkan oleh bangsa saat ini adalah generasi muda yang mampu melahirkan pemikiran-pemikiran yang mampu memberikan perobahan kearah yang lebih baik”, sebut Sutrisno yang akrab dipanggil Rino ini.

Dihadapan para siswa, Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, Almus Junaidi, Pembina OSIM, Eli Maria dan Ridayani yang ikut mendampingi siswa, Sutrisno menyambut baik usulan dan renca yang disampaikan siswa tersebut. KPU Kota Padang menurut Sutrisno akan memfasilitasi kegiatan siswa dalam Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIM nantinya. “Kita akan siapkan semua perangkat yang dibutuhkan, karena ini juga sudah menjadi Program dari KPU Kota Padang dalam memberikan Pencerdasan kepada para pemilih millennia, yang disebut dengan Program KPU Padang Go to School”, katanya.

Disamping memberikan bantuan semua perangkat yang dibutuhkan dalam pemilihan, KPU Kota Padang juga akan melakukan Sosialisasi sebelum pemilihan Ketua OSIM MAN 1 Kota Padang nantinya. Sosialisasi akan diisi dengan talk show yang akan menghadirkan Komisioner KPU Kota Padang, serta memberikan memberikan door prize kepada para siswa. Kemudian dalam pemilihan nantinya, KPU Kota Padang akan menjadikan MAN 1 Kota Padang sebagai model dalam berdemokrasi dengan dilakukan peliputan nantinya oleh media elektronik, Padang TV.

Untuk jangka panjangnya, KPU Kota Padang akan membuat sebuah kelas yang disebut dengan Kelas Pemilu di MAN 1 Kota Padang. Kelas pemilu ini nantinya terdiri dari 25 orang. Proses pembelajarannya dapat dilakukan di dalam kelas dan luar kelas, dengan tenaga pengajarnya dari KPU Kota Padang.

Diharapkan kerjasama MAN 1 Kota Padang dengan KPU Kota Padang ini dapat berjalan dengan baik dan sukses dalam rangka pendidikan berdemokrasi kepada generasi muda. (AJ)

MAN 1 Kota Padang Raih Juara 1 Lomba Daur Ulang Sampah Antar SMA/MA Se- Kota Padang




Padang, (Inmas) – Siswa MAN 1 Kota Padang berhasil meraih Juara I pada Lomba Daur Ulang Sampah tingkat SMA/MA se Kota Padang. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang pada tanggal 9 Mei 2018 yang lalu. MAN 1 Kota Padang menurunkan tiga tim dalam lomba tersebut. Tim pertama beranggotakan Selvina dan Wirda,  tim kedua beranggotakan Mayang, Fikrah, dan tim ketiga Arsyad. Pengumuman dan pengambilan hadiah dari pelaksanakan lomba tersebut dilakukan pada hari Jum’at (14/9) yang lalu di Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang.

Di bawah bimbingan Guru Mata Pelajaran, Dewi Mardianis, siswa MAN 1 Kota Padang memanfaatkan barang-barang bekas khususnya botol atau gelas minuman air mineral. Karya yang dibuat tim pertama berupa tas yang dapat digunakan untuk pergi pesta. Bahan yang  digunakan adalah botol-botol minuman mineral. Tim kedua juga membuat karya berupa tas, namun bahan yang digunakan adalah potongan dari bibir gelas air mineral. Sedangkan tim ketiga membuat kap lampu untuk tidur yang terbuat dari botol minuman mineral. Akhirnya karya dari tim pertama berupa tas pesta meraih Juara 1.

Kepala MAN 1 Kota Padang, Marliza ketika mengetahui hasil perlombaan tersebut mengucapkan syukur kepada Allah SWT atas prestasi yang diraih siswa madrasah yang dipimpinnya. Kepmad juga memberikan appresiasi yang tinggi kepada siswa yang telah mampu membuat inovasi dengan mendaur ulang sampah yang tidak terpakai. Dengan hasil yang diraih ini menurut Kepmad, memperlihatkan bahwa kemampuan dan keterampilan yang dimiliki siswa madrasah tidaklah kalah dibandingkan dengan sekolah umum.

“Moto yang selama ini digaungkan oleh madrasah, Madrasah Hebat dan Bermartabat, secara perlahan dan pasti terus memperlihatkan wujud nyatanya. Moto tersebut tidak dapat diraih begitu saja tanpa adanya kepedulian dari seluruh warga madrasah. Slogan tersebut memberikan motivasi dan tanggung jawab besar bagi madrasah untuk dapat mewujudkannya secara bersama, baik oleh tenaga pendidik dan kependidikan, maupun siswa madrasah”, ungkap Kepmad.

Madrasah menurut Kepmad terus memberikan motivasi dan pembinaan terhadap prestasi dan keterampilan serta potensi yang dimiliki siswa. Siswa sebagai generasi penerus yang berasal dari lulusan madrasah menurut Kepmad tidak hanya mampu berbicara dan berbuat hal-hal yang terkait dengan keagamaan, namun juga harus memiliki keterampilan yang akan membuat siswa mampu eksis ditengah-tengah masyarakat.

Dewi Mardianis selaku guru pembimbing dan juga Guru Keterampilan di MAN 1 Kota Padang, kepada tim Humas mengaku bangga atas raihan prestasi siswa bimbingannya. Menurut Dewi, waktu yang digunakan sebagai persiapan siswa hanya satu minggu. Empat hari digunakan siswa untuk persiapan pencarian ide dan mengumpulkan bahan. Selanjutnya tiga hari membuat karya dalam bentuk hasil setengah jadi.

“Jadi sesuai dengan peraturan lombanya, siswa membawa dari madrasah karya yang sudah setengah jadi. Sampai di lokasi lomba barulah karya tersebut diselesaikan secara sempurna. Kemudian juga adanya dialog antara siswa dengan tim penilai tentang proses pengerjaannya”, sebut Dewi

Kedepan harapan dari Dewi Mardianis, para siswa akan terus dan selalu diberikan bimbingan dan pelatihan, supaya lebih banyak lagi lahir para innovator di MAN 1 Kota Padang. (AJ)

Betti Shadiq Pasadigoe : Kecerdasan Sosial Mendukung Orang Meraih Kesuksesan



Padang, (Inmas) – Kemampuan intelektual tanpa dibarengi dengan kecerdasan sosial, akan jadi penghalang seseorang dalam meraih kesuksesan dalam hidupnya. Membangun jiwa sosial dalam jiwa generasi muda dapat dilakukan dengan selalu berinteraksi. Interaksi yang intens, yang dilakukan generasi muda dalam lingkungan keluarga dan masyarakatnya akan berkontribusi besar melatih dan mengembangkan jiwa sosialnya.

Hal ini disampaikan oleh Betti Shadiq Pasadigoe, anggota Komisi IX DPR RI yang berasal dari Propinsi Sumatera Barat, dihadapan siswa MAN 1 Kota Padang pada acara Sosialisasi Pembangunan Keluarga Bersama Kitra Kerja Melalui GENRE Ceria 2018, Jum’at (14/9). Hadir dalam kegiatan tersebut  Perwakilan BKKBN Sumatera Barat, Pemko Padang, Kepala MAN 1 Kota Padang, Kaur TU,  para Duta GenRe Propinsi Sumbar dan Kota Padang, tenaga pendidik dan kependidikan serta siswa MAN 1 Kota Padang.

Dihadapan para undangan yang hadir, Betti Shadiq Pasadigoe, yang akrab dipanggil Bunda Betti ini menceritakan bagaimana pengalamannya semenjak menempuh pendidikan pada tingkat dasar sampai perguruan tinggi. Bunda Betti menyatakan begitu pentingnya interaksi yang dilakukan oleh generasi dalam pengembangan diri dan prestasinya ditengah-tengah masyarakat. Bunda Betti mengisahkan bagaimana dirinya dulu pada masa sekolah tingkat pertama diutus ke tingkat Propinsi Sumbar mewakili Kabupaten Tanah Datar. Padahal menurut Bunda Betti, beliau hanya berada pada urutan ke 7 di 10 besar. Ternyata yang mendukung beliau untuk diutus adalah karena memiliki kemampuan dan berbagai keterampilan yang bersifat kemasyarakatan.

“Kepada siswa MAN 1 Kota Padang khususnya saya berpesan, asahlah kemampuan inteletualnya namun kemampuan berinteraksi juga harus dikembangkan. Kita tidak ingin terjadi seperti adanya kasus seorang mahasiwa yang memiliki indeks prestasi (IP) nyaris 4, namun pada tes penerimaan karyawan PT. Semen Padang kemaren tidak lulus disebabkan hasil psikotesnya menunjukkan sikap sosialnya yang rendah”, ungkap Bunda Betti yang juga pernah menjadi Kepala Biro di PT. Semen Padang.

Ditambahkan oleh Bunda Betti yang suaminya M. Shadiq Pasadigoe, mantan Bupati Kabupaten Tanah Datar dua periode, menyatakan generasi muda sekarang harus lebih kreatif dan memiliki keterampilan sebagai bekal dalam menghadapi kehidupan masa depannya. Hal ini menurut Bunda Betti sesuai dengan slogan “GenRe KITA”, yaitu generasi muda adalah generasi yang terencana, Kreatif, Inovatif, Terampil, dan Amanah.

Diakhir pemaparannya, Betti Shadiq Pasadigoe memberikan pesan kepada generasi muda agar berhasil di masa depannya. Menurut Bunda Betti, minimal ada tiga hal yang harus direncanakan oleh generasi muda. Pertama, generasi muda harus merencanakan pendidikannya. Kedua, generasi muda harus juga merencanakan pekerjaannya sebagai penyokong ekonominya. Dan ketiga, generasi muda harus merencanakan pernikahannya. “Jangan menikah dibawah umur”, pesan Bunda Betti.

Sebelumnya Kepala MAN 1 Kota Padang, Marliza, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Anggota Komisi IX DPR RI, Betti Shadiq Pasadigoe beserta rombongan. Dimana kata Kepmad, tidak semua sekolah atau madrasah yang mendapatkan kesempatan yang baik ini. “Dengan terpilihnya MAN 1 Kota Padang, maka kita dapat memperlihatkan kondisi dan prestasi yang kita miliki dimiliki, baik prestasi madrasah maupun prestasi siswa”, ungkap Kepmad.

Kepmad secara langsung menyampaikan kondisi madrasah kepada Bunda Betti. “Madrasah kita masih perlu bantuan dan perhatian supaya dapat berkiprah lebih besar lagi. Untuk itu, melalui Bunda Betti kami berpesan agar kondisi ini dibicarakan disampaikan dan dibicarakan serta diperjuangkan demi pengembangan madrasah. Karena pendidikan di madrasah memberikan bekal kepada generasi muda agar memiliki jiwa agama sebagai pondasi dasar kehidupannya”, sebut Marliza. (AJ).

Gebyar Muharram 1440 H Di MAN 1 Kota Padang



Padang, (Inmas) – Dalam memeriahkan Tahun Baru Islam 1440 H, OSIM MAN 1 Kota Padang melaksanakan Gebyar Muharrram dengan mengangkatkan berbagai macam lomba antar siswa dan kelas, Senin (10/9). Kegiatan Gebyar Muharram tersebut dibuka Kepala MAN 1 Kota Padang, diwakili oleh Waka Kesiswaan, Syafrinetti dilapangan madrasah tersebut. Hadir pada acara pembukaan tersebut Kepala Urusan Tata Usaha, Arisman, Wakamad, tenaga pendidik dan kependidikan serta seluruh siswa MAN 1 Kota Padang.

Pada kegiatan pembukaan yang berlangsung secara sederhana dan khidmat tersebut, Syafrinetti menyampaikan appresiasi yang besar kepada OSIM yang telah mengagendakan dan mengangkatkan acara Gebyar Muharram 1440 H tahun 2018. Karena menurut Wakasis, pada saat sekarang ini para generasi muda Islam sebahagian besarnya kurang termotivasi untuk mengangkatkan perlombaan-perlombaan yang bersifat keagamaan. Para generasi muda lebih senang dengan lomba-lomba yang jauh dari nilai-nilai agama.

“Kita berterima kasih dan mengacungkan jempol serta pujian kepada OSIM, yang merupakan representasi dari generasi muda Islam, memiliki motivasi besar memeriahkan tahun baru Islam dengan melaksanakan berbagai macam lomba. Hal ini perlu kita dukung bersama sebagai wujud dari Tut Wuri Handayani, kita sebagai guru dan juga madrasah berdiri dibelakang mereka memberikan dukungan secara penuh kepada siswa kita yang masih tetap peduli dengan tahun barunya”, ucap Syafrinetti.

Lebih lanjut Syafrinetti mengatakan bahwa tahun baru Hijriyah merupakan momentum bagi umat Islam, khususnya para siswa untuk memotivasi dirinya untuk berbuat yang lebih produktif dan lebih baik lagi. Sebagai generasi muda menurut Wakasis ini, para siswa memiliki potensi yang perlu dan harus dikembangkan. Dalam mengembangkan potensi tersebut tentu haruslah disalurkan melalui jalan dan cara-cara yang baik sehingga memberikan manfaat besar bagi lingkungan.

“Para siswa semuanya, ananda dalam memaknai tahun baru Islam ini adalah bagaimana ananda mampu menghijrahkan diri dari hal yang kurang baik, kurang positif menuju perilaku yang baik dan produktif. Perilaku baik dan produktif itu tentunya sebuah karakter yang sangat dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara”, pesan Wakasis.

Panitia Pelaksana Gebyar Muharram 1440 H tahun 2018 MAN 1 Kota Padang, Arjuna Nelton, didampingi Pembina OSIM, Elia Maria, kepada tim Humas disela-sela kegiatan lomba menyatakan, Gebyar Muharram digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1440 H. Tema dari kegiatan tersebut, Melalui Tahun Baru Islam Kita Tingkatkan Semangat Kemerdekaan, Rasa Nasionalisme terhadap Bangsa dan Ketaqwaan Kepada Allah SWT. Cabang-cabang yang diperlombakan adalah MSQ, Cerdas Cermat, Ranking 1, Bintang Qasidah, dan Penyelenggaraan Jenzah. (AJ).

8 Orang Pramuka MAN 1 Kota Padang Dilepas Kepmad Mengikuti PPM Di Kabupaten Solok



Padang, (Inmas) – Kepala MAN 1 Kota Padang, Marliza melepas secara resmi 8 orang anggota Pramuka MAN 1 Kota Padang mewakili Kota Padang pada kegiatan Perkemahan Pramuka Madrasah (PPM) tahun 2018, Senin (3/9) dilapangan madrasah seusai upacara bendera. Enam orang diantaranya anggota inti, dan dua orang sebagai anggota sangga kerja. Secara resmi, tim LTPM Kota Padang nantinya akan dilepas secara resmi Senin (3/9) sore oleh Kepala Kankemenag Kota Padang.

Kegiatan PPM tahun 2018 ini akan dilaksanakan di GOR Batubatupang Kabupaten Solok. Mulai tanggal 5 – 8 September 2018. Dengan berpakaian Pramuka lengkap, 8 orang perwakilan dari MAN 1 Kota Padang berbaris ditengah lapangan upacara mendengarkan pesan-pesan dari Kepala Madrasah. Kemudian mereka juga meminta doa dari Bapak dan Ibu tenaga pendidik dan kependidikan demi kesuksesan membawa nama baik Kota Padang maupun nama madrasah.

Kepala Madrasah dalam pesannya menyampaikan ucapan selamat kepada siswa terpilih mewakili Kota Padang pada kegiatan PPM tahun 2018. Keikutsertaan perwakilan MAN 1 Kota Padang ini menurut Kepmad juga merupakan kebanggaan bagi madrasah karena dapat ikut berperan secara aktif membawa nama Kemenag Kota Padang. Kemudian juga berpesan agar siswa yang ikut pada kegiatan tersebut dapat menjaga nama baik pribadi dan madrasah serta memperlihatkan karakter atau akhlak yang baik.

“Ananda semua merupakan perwakilan MAN 1 Kota Padang yang terpilih dari hasil seleksi untuk mewakili Kota Padang. Perlihatkanlah sikap, prilaku, karakter yang baik selama diperkemahan. Keberhasilan dan kesuksesan ananda diperkemahan nantinya, akan menjadi kebanggan juga untuk madrasah kita”, sebut Kepmad.

Kepmad juga tidak lupa menyampaikan kepada seluruh siswa agar keberangkatan anggota Pramuka ini menjadi motivasi untuk berbuat dan berprestasi dalam segala kegiatan. “Ananda semua mempunyai kesempatan yang sama untuk dapat ikut dalam sebuah kegiatan. Jadikan keberangkatan teman-teman ananda ini untuk memotivasi diri untuk memperlihatkan prestasi dan kemampuan yang dimiliki sehingga ananda juga dapat mewakili madrasah kita untuk kegiatan-kegiatan berikutnya, baik untuk Kota Padang maupun Sumatera Barat”, pesan Marliza.

Setelah acara pelepasan, 8 orang anggota Pramuka tersebut bersalaman dengan tenaga pendidik dan kependidikan. Mereka awali dengan bersalaman dengan Kepala Madrasah, kemudian dilanjutkan dengan tenaga pendidik dan kependidikan. Dengan diiringi doa dari tenaga pendidik dan kependidikan serta dukungan moral dari seluruh siswa MAN 1 Kota Padang, anggota Pramuka MAN 1 Kota Padang dapat memberikan hasil terbaik untuk Kemenag Kota Padang.

Adapun 8 orang anggota Pramuka yang ikut PPM tersebut, 6 orang sebagai tim inti, yaitu Genta Baskara, Geri Nofriadi, Ari Rahman, Aulia Gusma Hendra, Latifa Yoled, dan Pratami Arsum Gusti Putri. Sementara 2 orang sebagai sangga kerja, yaitu Taufiqqurrahim, dan Fahmi Fentri. (AJ).

60 Siswa MAN 1 Kota Padang Ikut Donor Darah



Padang, (Inmas) – Kementerian Agama Kota Padang dalam memeriahkan HUT Kota Padang Ke- 349 dan HUT RI Ke- 73, melaksanakan kegiatan sosial, Donor Darah di Kantor Kemenag Kota Padang, Kamis (30/8). Kegiatan ini diikuti oleh ASN serta siswa yang berada di lingkungan Kemenag Kota Padang. Salah satu madrasah yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah ini adalah MAN 1 Kota Padang.

Dalam donor darah di Kemenag Kota Padang, siswa MAN 1 Kota Padang yang ikut berpartisipasi sebanyak 60 orang. Di samping itu ada beberapa orang tenaga pendidik dan kependidikan yang juga ikut dalam kegiatan tersebut. Rombongan peserta donor darah dari MAN 1 Kota Padang didampingi langsung oleh Kepala Madrasah, Marliza, yang juga ikut mendonorkan darahnya, serta satu orang Pembina UKS.

Siswa MAN 1 Kota Padang sangat antusias mengikuti kegiatan donor darah yang dilaksanakan Kemenag Kota Padang tahun ini. Diantara mereka adalah yang sudah pernah mendonorkan darahnya, namun tidak sedikit juga dari mereka yang baru pertama kali mengikuti kegiatan donor darah. Tidak ada sedikitpun rasa cemas atau takut dari raut wajah mereka. Mereka merasa bersyukur dapat berbagi dengan saudara-saudara mereka yang membutuhkan pertolongan, diantaranya butuh darah.

“Dengan prinsip setetes darahmu dapat menyelamatkan nyawa orang lain, ini yang menjadi pendorong saya untuk ikut donor darah. Sesama manusia kita harus saling berbagi, saya dan teman-teman sebagai siswa akan ikut berbagi sesuai dengan kodrat dan kemampuan yang dimiliki. Salah satu yang mampu kami berikan adalah ikut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah ini. Semoga setetes darah yang kami berikan, bermanfaat untuk orang lain”, ungkap Vellyza kepada tim Humas ketika hendak menuju Kemenag Kota Padang.

Kepala MAN 1 Kota Padang, Marliza bersyukur dan bangga serta memberikan appresiasi yang tinggi kepada siswa MAN 1 Kota Padang atas keikutsertaan dalam kegiatan bakti sosial Donor Darah Kemenag Kota Padang. “Kita acungkan jempol kepada mereka semua. Dalam usia yang masih belia, mereka sudah memahami makna kemanusiaan. Mereka sudah merasa terpanggil untuk menolong terhadap sesama melalui donor darah ini”, sebut Marliza.

Lebih lanjut disampaikan Kepmad, bahwa salah satu karakter yang ingin dibangun dan dikembangkan dalam diri siswa adalah adanya rasa peduli dan empati terhadap kehidupan sosial. Sebagai anak bangsa kata Kepmad, karakter seperti ini sangat perlu  dimiliki karena mampu merekat dan memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa. “Kita harapkan, para siswa yang telah ikut dalam kegiatan donor darah kali ini dapat menceritakan pengalaman mereka kepada teman-temannya yang lain, sehingga pada masa akan datang, akan lebih banyak lagi siswa yang mengikuti kegiatan donor darah ini”, tutup Marliza. (AJ)

ASN MAN 1 Kota Padang Mendapatkan Sosialisasi Si-EKA




Padang, (Inmas) – Aparatur Sipil Negara (ASN), tenaga pendidik dan kependidikan MAN 1 Kota Padang mendapatkan sosialisasi penerapan aplikasi kinerja ASN, Selasa (28/8) di ruang majelis guru madrasah tersebut. Aplikasi yang disebut dengan Sistem Informasi Elektronik Kinerja ASN (Si-EKA) Kementerian Agama RI ini merupakan aplikasi penginputan kegiatan yang dilakukan oleh ASN dalam pekerjaannya. Dengan demikian, segala kegiatan yang dilakukan ASN dan reward yang diberikan nantinya akan diukur dengan berbasis kinerja.

Kepala Urusan Tata Usaha MAN 1 Kota Padang, Arisman dalam penjelasannya sebelum sosialisasi Si-EKA tersebut menyatakan bahwa Si-EKA merupakan program Kementerian Agama RI yang baru ditetapkan pada bulan Mei 2018 yang lalu. Aplikasi ini nantinya akan efektif berlaku pada tahun 2019. Namun, semua ASN di kementerian Agama, khususnya di MAN 1 Kota Padang sudah harus mengisi Si-EKA tahun 2018.

“Walaupun aplikasi ini baru akan berlaku efektif pada tahun 2019, namun kita diminta untuk mengisi aplikasi tersebut mulai Januari 2018. Semua kegiatan yang telah kita lakukan selama ini sudah kita tuangkan dalam buku agenda harian, maka tinggal kita memindahkan kegiatan tersebut ke dalam aplikasi Si-EKA”, sebut Arisman.

Lebih lanjut Arisman menyatakan bahwa semua ASN wajib untuk mengisi Si-EKA tersebut. Berdasarkan itu nantinya sebut Arisman akan diketahui segala kegiatan ASN tersebut oleh atasan langsungnya. Dimana, atasan langsung dari tenaga pendidik  adalah Kepala Madrasah, kemudian tenaga kependidikan atasan langsungnya adalah Kaur TU. Atasan langsung nantinya akan menilai kegiatan yang dilakukan oleh ASN. Hasilnya akan berupa pemberian persetujuan terhadap kegiatan ASN, meminta untuk melakukan revisi, ataupun menolak dari kegiatan yang dilakukan tersebut.

Sebagai nara sumber dari kegiatan sosialisasi Si-EKA tersebut adalah Septa Oki Candra yang merupakan tenaga operator MAN 1 Kota Padang yang telah mengikuti Workshop Si-EKA. Nara sumber yang akrab disapa Oki ini memandu ASN tenaga pendidik dan kependidikan dalam mengoperasikan Si-EKA. Mulai dari membuka aplikasi, mengisikan profil sampai mengisi setiap agenda yang ada dalam aplikasi tersebut.

Kegiatan yang harus diisikan oleh ASN pada aplikasi Si-EKA tersebut menurut Oki diantaranya kegiatan tahunan, yang diisikan berdasar Sasaran Kerja Pegawai (SKP). Kemudian ASN juga mengisikan kegiatan hariannya, dimana dalam kegiatan harian tersebut ada disebut tugas harian, yaitu tugas wajib sebagai ASN sesuai dengan SKP. Kemudian pada kegiatan harian itu juga ada kegiatan tambahan, dimana kegiatan-kegiatan yang dilakukan ASN di luar tugas pokoknya namun tetap memberikan kontribusi dan dukungan terhadap tugasnya sebagai ASN.

“Bapak dan Ibu nantinya dalam mengisikan tugas harian dan tambahan diwajibkan juga melampirkan bukti fisiknya berupa dokumen atau foto kegiatan”, jelas Oki yang selalu tampil ceria ini.

Sasaran akhir dari Si-EKA ini nantinya adalah terukurnya kinerja ASN dalam melaksanakan tugasnya sebagai abdi Negara. Dengan demikian, sebagai ASN tentunya harus memiliki program yang jelas terhadap kegiatan yang dilakukan, sehingga tidak ada waktu yang sia-sia dalam bekerja. (AJ)

MAN 1 Kota Padang Raih Juara Dua Napak Tilas Bagindo Aziz Chan Tahun 2018



Padang, (Inmas) – Tim MAN 1 Kota Padang berhasil meraih Juara 2 pada lomba Napak Tilas Perjuangan Bagindo Aziz Chan. Keberhasilan tersebut diperoleh setelah berhasil masuk finish pukul 02.15 wib, Kamis (19/7) Subuh di Masjid Raya Ganting Kota Padang. Tim MAN 1 Kota Padang menyisihkan tim-tim yang terdiri dari Ormas Kemasyarakatan, TNI/Polri, Satpol PP, Mahasiswa dan Siswa yang ikut dalam perlombaan tersebut.

Dalam rute yang ditempuh dengan mengambil star di halaman Kantor Gubernur Propinsi Sumbar tersebut, peserta melalui rute yang telah ditentukan panitia. Awal perjalanan napak tilas berjalan dengan lancar, namun pada saat memasuki rute Jembatan Siti Nurbaya, peserta napak tilas diguyur oleh hujan badai. Cuaca yang berubah secara tiba-tiba membuat peserta tidak siap karena pada saat keberangkatan cuaca masih cerah.

Dengan kondisi tersebut, banyak tim-tim yang berguguran. Suara sirene dari ambulance terdengar lalu lalang pada tengah malam untuk menyelamatkan peserta yang tidak kuat melanjutkan perjalanan. Peserta yang sakit dan tidak kuat melanjutkan perjalanan dibawa ke posko induk yang berada di Masjid Raya Ganting Kota Padang.

“Kami semua basah kuyup, kedinginan karena badan basah semua oleh hujan yang begitu deras dan diiringi oleh angin kencang. Namun dengan semangat pantang menyerah, kami tetap melanjutkan perjalanan dan bertekad sampai ke finish”, sebut Gafarsi yang selalu mendampingi selama perjalanan tim dari MAN 1 Kota Padang.

Kepada tim Humas Gafarsi menjelaskan, bahwa beberapa dari anggota tim MAN 1 Kota Padang ada mengalami kecapekan selama perjalanan. Dan ada diantaranya ada yang sempat mendapatkan perawatan, namun menurut Gafarsi, para siswa tetap dapat melanjutkan perjalanan menuntaskan rute yang telah ditentukan.

Setelah menempuh perjalanan panjang, semua peserta memasuki finis di Masjid Raya Ganting Padang menjelang waktu Subuh. Di sini semua peserta istirahat menunggu waktu pagi, untuk melanjutkan kegiatan penutupan di Lapangan Imam Bonjol Padang.

“Alhamdulillah tim kita dari MAN 1 Kota Padang mendapatkan Juara 2 pada napak tilas tahun ini. Waktu kita selisih lima menit dengan Juara 1, yaitu SMAN 6 Padang. Hasil tahun ini meningkat dibanding tahun yang lalu, yang hanya membawa 1 buah televisi. Tahun ini sebagai Juara 2 kita berhak membawa 1 unit Sepeda”, tutup Gafarsi. (AJ).

MAN 1 Kota Padang Turunkan 8 Tim Napak Tilas Perjuangan Bagindo Aziz Chan Tahun 2018



Padang, (Inmas) – Dalam rangka mengenang perjuangan Bagindo Aziz Chan, Walikota Padang ke 2, siswa MAN 1 Kota Padang kembali berpartisipasi mengikuti kegiatan napak tilas perjuangan Bagindo Aziz Chan, Rabu (18/7). Kegiatan yang mengambil star di halaman Kantor Gubernur Propinsi Sumatera Barat tersebut diikuti oleh organisasi kemasyarakatan, TNI/Polri, Satpol PP, Mahasiswa, dan Siswa.

Kepala MAN 1 Kota Padang, Marliza saat melepas tim napak tilas di halaman madrasah memberikan appresiasi yang tinggi terhadap siswa sebagai generasi muda yang masih mampu menghargai perjuangan Pahlawannya. Karena munurut Kepmad, hari ini masih ada sebagian generasi muda yang kurang peduli dengan perjuangan dari para pahlawannya.

“Sebagai siswa madrasah, yang ditempa dengan pendidikan agama, ananda hendaknya menjadi pelopor dalam membangkitkan semangat perjuangan para pahlawan. Seperti dalam lomba napak tilas saat ini, kita sebagai siswa madrasah tidak kalah semangat perjuangannya dengan sekolah lain”, ungkap Kepmad.

Kepmad meminta kepada tim yang ikut lomba napak tilas agar mendapatkan hasil yang baik dari keikutsertaan selama ini. Keberhasilan dan kesuksesan itu menurut Kepmad hanya dapat diraih dengan kesungguhan dalam berbuat serta Rahmat dari Allah SWT. Untuk itu, Kepmad dihadapan Wakamad dan Pembina Pendamping berpesan kepada peserta agar jangan pernah lupa terhadap kewajiban kita selaku hamba yang beriman kepada Allah SWT.

Setiap mengikuti kegiatan, Kepmad tidak bosan-bosannya juga memberikan pesan kepada peserta agar mempersiapkan diri secara maksimal. Persiapan itu menurut Kepmad dimulai dari niat serta semangat yang tinggi sehingga tidak aka nada masalah yang timbul. “Dengan semangat yang luar biasa, kita bisa jadi yang terbaik. Serahkan segala sesuatunya kepada Allah SWT”, pesan Marliza.

Kepmad juga berpesan kepada tim yang berangkat agar selalu menjaga kekompakan serta kerjasama. Diminta kepada siswa agar selalu menjaga komunikasi antar sesama dan menyelesaikan segala masalah melalui musyawarah dan tetap berkoordinasi dengan Pembina pendamping.

Gafarsi selaku Pembina pendamping dalam kegiatan napak tilas tersebut kepada tim Humas usai acara pelepasan oleh Kepala MAN 1 Kota Padang menyatakan, bahwa tahun ini tim yang ikut meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Dijelaskan Gafarsi, tahun yang lalu hanya mengikutkan 2 tim, namun tahun ini MAN 1 Kota Padang mengikutkan 8 tim.

“Tim yang ikut sebanyak 8 tim. Terdiri dari 2 tim dari OSIM, 1 tim Paski, 4 tim Pramuka, dan 1 tim dari Alumni”, jelas Gafarsi.

Rute Napak Tilas Bagindo Aziz Chan tahun 2018 akan mengambil star di halaman Kantor Gubernur Sumbar, terus Masjid Raya Sumbar, Pasar Alai, Gunung Pangilun, Simp. Tinju, dan Simp. Presiden. Selanjutnya Taman Makam Pahlawan, Jl. Samudra, Jembatan Siti Nurbaya, Gunung Padang, dan Pantai Air Manis. Kemudian menuju SMAN 6 Padang dan finish di Masjid Raya Ganting. Dan penutupan akan dilaksanakan di Lapangan Imam Bonjol Padang. (AJ).

Kepala MAN 1 Kota Padang, Marliza : Madrasah Kita Tidak Luas, Namun Tetap Berbuat Maksimal



Padang, (Inmas) – MAN 1 Kota Padang mendapat kunjungan dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, H. Marjanis, Rabu (18/7). Kakankemenag dalam kunjungannya tersebut di damping Kasi Penmad, dan Humas Kemenag Kota Padang. Kedatangan Kakankemenag Kota Padang disambut langsung Kepala MAN 1 Kota Padang, Marliza di ruang kerjanya. Ikut mendampingi Kepmad, Waka Madrasah dan beberapa tenaga pendidik dan kependidikan.

Kunjungan Kakankemenag tersebut merupakan kunjungan pertama semenjak dilantik pada awal bulan Juli 2018. Kunjungan tersebut dimaksud sebagai silaturrahim dengan tenaga pendidik dan kependidikan yang ada. Disamping itu kunjungan tersebut sebagai bentul perkenalan dan kedekatan Kakankemenag yang energik ini dengan jajaran yang ada di bawah Kementerian Agama Kota Padang.

Dalam pemaparannya Kepala MAN 1 Kota Padang menjelaskan kepada Kakankemenag, bahwa beginilah kondisi MAN 1 Kota Padang, madrasah yang berdiri di atas tanah yang tidak begitu luas. Namun menurut Kepmad, apapun yang bisa dilakukan dengan kondisi seperti ini, maka akan dilakukan secara optimal.

“Kondisi madrasah kita seperti ini, seperti yang bapak lihat, memang tidak luas. Kita tetap bertekad untuk berbuat maksimal demi kemajuan madrasah kita ini”, ungkap Marliza dengan optimis.

Kepmad menambahkan, dengan jumlah siswa tahun ini 914 orang, yang tersebar pada Kampus MAN 1 Kota Padang di Durian Tarung dan Kampus Bungus Teluk Kabung. Pendidikan dan pengajaran dilakukan semaksimal mungkin. Menurut Kepmad, disamping siswa mendapatkan pendidikan dan pengajaran dengan kurikulum yang ada, siswa diberikan kewajiban mengikuti kegiatan yang terkelompok ke dalam 11 ekskul.

“Di samping program wajib, kita memberikan kegiatan ekskul kepada siswa. Ekskul kita sekarang ini terdiri dari 11 ekskul. Disamping itu juga ada program Olympiade dan tahfidz”, sebut Kepmad.

Program yang menjadi unggulan di MAN 1 Kota Padang sebut Kepmad dihadapan Kakankemenag dan Kasi Penmad, adalah program tahfidz. Program tahfidz ini jelas Kepmad sudah berlangsung selama 3 tahun, dan sudah melaksanakan wisudanya sebanyak 2 periode.

Diakhir penjelasannya, Kepmad mengucapkan terima kasih kepada Kakankemenag Kota Padang beserta Kasi Penmad yang telah meluang waktu mengunjungi MAN 1 Kota Padang. Kunjungan ini akan memberikan motivasi yang besar kepada tenaga pendidik dan kependidikan dalam memajukan visi dan misi madrasah.

Kakankemenag Kota Padang, H. Marjanis mengucapkan terima kasih kepada Kepala MAN 1 Kota Padang atas segala upaya yang dilakukan. Dalam kondisi terbatas masih dapat berbuat maksimal terhadap madrasah. Kakankemenag juga mengappresiasi program tahfidz yang telah berlangsung dan selalu konsisten dalam pembinaannya dengan dibuktikan setiap tahun dilaksanaan wisuda tahfidz. (AJ).