Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat datang di Website MAN 1 Kota Padang, www.man1padang.com. Terima kasih atas kunjungannya.
Baru
Sedang dimuat...

Hj. Marliza : Tenaga Pendidikan Melaksanakan Pembelajaran Dilakukan Secara WFO


Padang, (Inmas) - Pelaksanaan proses pembelajaran 2020/2021 di MAN 1 Kota Padang dilaksanakan secara online. Dalam PBM online tersebut dapat dilaksanakan secara Daring maupun luring. Pelaksanakan tugas guru memberikan materi pembelajaran kepada siswa dilakukan secara Work from Office (WFO). Sementara siswa berada di rumah masing-masing menerima materi pembelajaran dari guru.

Hal tersebut disampaikan Kepala MAN 1 Kota Padang, Hj. Marliza dalam rapat dinas bersama tenaga pendidik dan kependidikan, Selasa (21/7). Rapat dinas awal PBM ini dilaksanakan di ruang majelis guru dihadiri seluruh tenaga pendidik dan kependidikan. Turut hadir dalam rapat tersebut Kepala Urusan TU, Asril.

Lebih lanjut dijelaskan oleh Kepmad, pada saat pelaksanaan PBM, guru tetap masuk ke dalam Kelas walaupun siswa tidak berada di dalam kelas, yaitu siswa berada di rumah masing-masing. Hal ini dimaksudkan agar guru dalam melaksanakan PBM daring dapat melakukan secara nyaman dan lebih leluasa dalam menerapkan strategi pembelajaran dengan daring tersebut.

“Untuk lebih maksimalnya pelaksanaan PBM daring, maka guru diharapkan berada di kelas selama pelaksanaan jam pembelajarannya, sehingga guru merasa nyaman dan tidak terganggu oleh aktifitas lainnya. Jika memungkinkan maka guru boleh melakukan pembelajaran secara tatap muka bersama siswa melalui zoom meeting”, jelas Kepmad.

Sementara itu, para siswa yang mengikuti pembelajaran dari rumah, tetap diminta memakai seragam madrasah sesuai dengan ketentuan yang ada. Aturan ini dimaksudkan agar para siswa serius dalam mengikuti pembelajaran yang diberikan guru. Kemudian juga sebagai bentuk perhatian dan kerjasama dengan orang tua, dimana adanya perhatian orang tua dalam membimbing dan mengawasi anaknya belajar di rumah.

Kepmad juga berharap, dengan pelaksanaan pembelajaran melalui daring ini, hasil pembelajaran dapat dicapai secara optimal dalam segala bentuk keterbatasannya. “Untuk mengatasi hal itu maka lakukan PBM dengan menggunakan Geschool yang sudah kita pelajari. Untuk itu mari kita maksimalkan aplikasi Geschool yang sudah ada dalam PBM kita satu semester ini. Walaupun dengan daring maka kita tetap berharap hasilnya maksimal”, tutup Marliza. (AJ).

MAN 1 Kota Padang Laksanakan Rapat Dinas Awal Tahun Pelajaran 2020/2021


Padang, (Inmas) - MAN 1 Kota Padang melaksanakan rapat dinas awal tahun Pembelajaran 2020/2021, Selasa (21/7). Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Madrasah, Hj. Marliza dihadiri oleh tenaga pendidik dan kependidikan. Rapat yang berlangsung di ruang majelis guru tersebut, juga dihadiri oleh Kepala Urusan TU, Asril, dan Wakamad

Dalam arahannya Kepmad menyampaikan bahwa sesuai dengan SKB 4 menteri dikatakan, kegiatan pembelajaran tahun pelajaran 2020/2021 ini tetap dilaksanakan dengan jarak jauh, yaitu melalui Daring dan Luring. Hal ini juga didasari karena Kota Padang saat ini masih berada dalam zona orange. Sementara zona yang diperbolehkan untuk melaksanakan PBM tatap muka adalah daerah yang berzona hijau.

“Semua kita harus menyamakan persepsi dalam pelaksanaan PBM di masa new normal ini. Guru diminta tetap melaksanakan PBM jarak jauh sampai kondisi pandemi di Kota Padang berada dalam zona hijau”, sebut Kepmad.

Untuk itu menurut Kepmad, ketersediaan sarana seperti jaringan dan paket internet, sangat menunjang terlaksananya kegiatan PBM Daring. Berbagai upaya terus dilakukan seperti menambah jaringan internet di madrasah untuk mendukung PBM yang dilaksanakan guru. Kemudian madrasah juga mengupayakan pemberian paket internet kepada siswa dan tenaga pendidik, terutama tenaga honorer.

“Madrasah terus berupaya membantu siswa dan guru dalam pemberian paket internet. Kita akan coba melihat anggaran yang ada untuk dapat digunakan dalam memfasilitasi dan membantu siswa dan guru honorer yang membutuhkan bantuan tersebut”, ungkap Marliza dihadapan para tenaga pendidik.

Untuk pelaksanaan PBM pada kondisi sekarang ini, durasi jam pelajaran dikurangi dari jam normal. Kemudian kegiatan ekskul dilakukan dalam bentuk kreatifitas dan inovasi dari pembina karena kegiatan ekskul siswa memang belum dapat dilaksanakan.

Dalam PBM daring dengan waktu yang terbatas tersebut, maka tentunya susah untuk mencapai target semua materi untuk disampaikan secara maksimal. Untuk itu para tenaga pendidik sudah memetakan, membuat dan memilih materi esensial yang akan disampaikan ke siswa. Materi inilah nantinya yang akan diujikan kepada siswa dan menjadi dasar penilaian siswa di akhir semester. (AJ).

MAN 1 Kota Padang Terapkan Pembelajaran Daring dan Luring


Padang, (Inmas) – Memasuki tahun pelajaran 2020/2021, MAN 1 Kota Padang melaksanakan pembelajaran hari ini sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan pemerintah, Senin (20/7). Pembelajaran dilakukan secara daring (dalam jaringan) dan luring (luar jaringan). Guru melaksanakan pembelajaran dari madrasah, sementara para siswa mengikuti PBM dari rumah mereka masing-masing.

Kepala MAN 1 Kota Padang, Hj. Marliza menyatakan bahwa kegiatan pembelajaran telah dimulai sesuai dengan jadwal yang telah disusun Waka Kurikulum. Para guru memberikan materi pelajaran atau melaksanakan tugas di madrasah

“Kegiatan pembelajaran masih dalam bentuk During dan Luring. Madrasah tetap mengupayakan pembelajaran, walaupun dalam jarak jauh, tetap berlangsung secara baik dan tentu kita terus berupaya hasilnya tetap maksimal”, sebut Kepmad.

Lebih lanjut disampaikan Kepmad bahwa madrasah terus berupaya mencari langkah dan terobosan dalam melaksanakan pembelajaran secara optimal sehingga siswa dapat menerima materi pelajaran dengan baik. Upaya tersebut menurut Kepmad dilakukan dengan meminta guru tetap melakukan persiapan pembelajaran sebagaimana mestinya. Kemudian peran orang tua sangat diharapkan dalam pendampingan siswa selama mereka belajar di rumah.

Dari pantauan yang dilakukan tim Humas pagi ini, terlihat tenaga pendidik memberikan pengajaran di madrasah melalui aplikasi Geschool. Para siswa membuka aplikasi yang diberikan guru yang berisi materi pelajaran beserta penjelasannya. Kemudian juga dilengkapi dengan soal-soal latihan yang akan dikerjakan siswa selama waktu pembelajaran berlangsung.

Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Yasni Marlis, kepada tim Humas menyatakan bahwa siswa yang terkendala dalam mengikuti pebelajaran daring amupun luring tetap diberikan layanan oleh guru. Siswa diminta untuk hadir ke madrasah untuk mengambil materi dan tugasnya untuk dikerjakan di rumah.

“Kita menyampaikan kepada tenaga pendidik untuk membuat materi yang diajarkan. Hal ini dimaksudkan apabila ada siswa yang terkendala dengan masalah dengan jaringan maka mereka dapat mengambil materi dan tugasnya ke madrasah. Sehingga siswa tetap mendapatkan layanan pengajaran”, tutup Yasni Marlis. (AJ).